Marine Technical Engineering Proceeding

IDENTIFIKASI TERBAKARNYA SCAVING AIR MESIN INDUK DI KM. PULAU LAYANG DENGAN MENGGUNAKAN METODE FISHBONE ANALISIS

Achmad Tri Mulyadi -1 * , Rama Syahputra S -2 , Dwi Yanti Margosetiyowati -3
* Corresponding author: achmadtm25@gmail.com
Published 29 October 2023 · Vol. 1 No. 1 (2023) · Pages 1–8
View Issue

Abstract

Mesin kapal memiliki banyak komponen penunjang, salah satunya scaving air yang berfungsi sebagai tabung udara bertekanan yang digunakan untuk proses kompresi, mesin kapal tidak akan bisa berjalan dengan sempurna apabila scaving air mengalami masalah. Sistem udara bilas sangat diperlukan pada waktukompresi dikarenakan adanya pembakaran yang sempurna yaitu adanya sistemsegitiga api yang seimbang. Masalah yang terjadi di kapal KM. Pulau Layangyaitu terbakarnya tabung scaving yang diketahui ketika melakukan manouver, dandiharuskan untuk mati mesin ketika itu juga setelah mengetahui terbakarnyascaving air, terbakarnya scaving air disebabkan oleh banyaknya gelaga sisapembakaran yang lolos melalui katup isap dan disebabkannya pecahnya katupisap yang membuat proses kompresi lolos dan terjadinya kebakaran. DiagramFishbone yang penulis gunakan memiliki metode yang cocok untuk penelitian ini.Menggunakan metode ini penulis dapat menyimpulkan suatu masalah denganmendapatkan hasil penyebab dan upaya yang harus dilaksanakan, dari penyebabyang paling rendah sampai dengan penyebab yang paling berat. Tujuan penelitianini adalah mengidentifikasi terjadinya kebakaran dalam ruang udara bilas atauyang biasa disebut dengan scaving air di kapal KM. Pulau Layang. Penelitian inimerupakan penelitian terapan. Data yang digunakan adalah data yang di ambildari kejadian diatas kapal waktu sedang maneouver di Surabaya pada tahun 2022.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor utama yang menyebabkan kebaranadalah klep hisap yang bocor atau pecah. Kotornya scaving di sebabkan karenakurangnya perawatan pada scaving air oleh crew kapal. Upaya yang dilakukanadalah menggantinya klep dan cylinder head yang repair, atau yang sudah di skirdengan baik, dan juga menggantikannya setelah melampaui jam kerja sampai3000 jam.

Keywords: Alat Keselamatan, Perawatan
Article Statistics
Abstract viewed: 2 times PDF downloaded: 0 times
How to cite this article -, A. T. M., -, R. S. S., -, D. Y. M. (2023). IDENTIFIKASI TERBAKARNYA SCAVING AIR MESIN INDUK DI KM. PULAU LAYANG DENGAN MENGGUNAKAN METODE FISHBONE ANALISIS. Marine Technical Engineering Proceeding, 1(1), 1–8.